<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ryan Isra &#124; Tech &#124; Life &#187; bleed</title>
	<atom:link href="http://www.ryan-isra.net/tag/bleed/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ryan-isra.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 05:49:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Menjahit luka daging dan kulit yang robek</title>
		<link>http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/</link>
		<comments>http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 18:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Febryan Paudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[accident]]></category>
		<category><![CDATA[bleed]]></category>
		<category><![CDATA[clinic]]></category>
		<category><![CDATA[doctor]]></category>
		<category><![CDATA[Satria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ryan-isra.net/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[<span class="image-rss"><a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/"><img title="Menjahit luka daging dan kulit yang robek" src="http://img380.imageshack.us/img380/7075/vial.jpg" alt="Menjahit luka daging dan kulit yang robek" width="193" height="200" /></a></span><br/>Lanjutan cerita Akhirnya Aku Kecelakaan Bersama Satria. Ya ampun, teramat lama aku menunggu mereka kembali pulang dari perburuan si bapak tua. Akhir nya kakak ku tiba, dan kami pun pergi ke klinik terdekat. Malang nasib, dokter &#038; alat di klinik armas sedang tidak ada dan kamu dirujuk ke klinik Yunda. Ketika keluar klinik, kakak ku [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/' rel='bookmark' title='Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria'>Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria</a></li>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/apa-ini-penyakit-dbd/' rel='bookmark' title='Apa Ini Penyakit DBD?'>Apa Ini Penyakit DBD?</a></li>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/cara-mengembalikan-account-kaskus-dihack/' rel='bookmark' title='Cara mengembalikan account kaskus yang di-hack'>Cara mengembalikan account kaskus yang di-hack</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="float:right; margin:0 0 10px 15px; width:240px;">
		<img src="http://img380.imageshack.us/img380/7075/vial.jpg" width="240" />
		</p><span class="image-rss"><a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/"><img title="Menjahit luka daging dan kulit yang robek" src="http://img380.imageshack.us/img380/7075/vial.jpg" alt="Menjahit luka daging dan kulit yang robek" width="193" height="200" /></a></span><br/>Lanjutan cerita <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/">Akhirnya Aku Kecelakaan Bersama Satria</a>.
Ya ampun, teramat lama aku menunggu mereka kembali pulang dari perburuan si bapak tua. Akhir nya kakak ku tiba, dan kami pun pergi ke klinik terdekat. Malang nasib, dokter & alat di klinik armas sedang tidak ada dan kamu dirujuk ke klinik Yunda. Ketika keluar klinik, kakak ku memutar balikkan arah motor nya, dan tiba-tiba ada seseorang yang sepertinya kukenal lewat di depan mata ku. The Motherfucker, itu dia si bapak tua yang bertabrakan dan benar, dia membonceng seorang anak kecil di belakangnya. Langsung gas pun ditarik sekencang-kencangnya sebelum dia kabur. Tapi dia berhenti, mungkin kalau terus jalan dan diteriaki maling, dia akan habis babak belur. Kakak ku pun menanyakan pertanggung jawaban atas kecelakaan yang baru saja terjadi. Dia kembali berkilang, "Kamu bawanya kebut". Dan dengan nada marah kakak ku membalas, "itu lo liat donk kakinya".
Aku pun teringat kaki ku yang kesakitan, dan kuingatkan kakak ku yang terus <strike>melirik</strike> melotot ke bapak tua untuk segera ke klinik, karena rasa sakit terus menghantui kaki ku.
Sebelum pergi, sempat kuancam si bapak: "Awas laen kali lo ketemu gw, gw hajar lo !!!"
Aku mulai merasakan emosi, tapi rasa sakit tetap saja lebih unggul. Kami pun pergi ke klinik yang ditunjuk, tapi ternyata salah tempat. Pindah lagi ke klinik yang di tunjuk dokter, akhir nya mereka bilang bisa menjahit luka robek di jempol kaki ku. Setelah masuk ke ruang bedah (versi klinik :D ), sang perawat menanyakan terlebih dahulu tentang biodata saya.
"Duh, langsung mulai aja bisa ga? Sakit nih !!!" teriak ku dari dalam.

- Screaming Part -
<span id="more-251"></span>
Tak lama, dokter dan asisten nya masuk dan aku sudah duduk di dalam nya, siap untuk di jahit. B-)
Pinset, Gunting, Benang, Betadine, Cairan pembersih (dugaan karena tidak tahu, dan selanjut nya akan disebut demikian).
"Ini di jahit dalem dulu ya", ucap dokter.
Mungkin maksudnya daging yang terbelah :-&
Setelah siap, di mulailah prosedur pengobatan luka robek di jempol kaki ku.
Siram Betadine, bersihkan pasir di daging dan pinggiran kulit, siram lagi, bersihkan lagi.
OMG :-t
Tak pernah kurasakan rasa sakit seperti ini sebelumnya, karena rasanya tak mungkin terlupakan. Bila hanya kulit luar, it's okay. Tapi kali ini, daging-daging di jempol terasa melejit dan perih nya... :((
Dokter mengusap2 di daging seperti mengusap daki di kulit, sungguh tidak berperasaan :((
Duh, oke deh masih tahan & harus tahan, masa mau kabur :)) =))
Ditambah lagi cairan pembersih, OMG, perih nya tak jauh beda dengan betadine. Sepertinya beda apapun yang menyetuh daging, pasti rasanya hampir sama, membuat anda ingin berteriak: "AAAAAaaaaaaaaaaaaaaaaaGggggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhh !!!!!!!"
Tapi aku tak teriak, cukup mengadu rahang belakang sambil menahan napas. Wah, pembersihan pasir ternyata cukup sulit karena terlalu banyak pasir yang terselip. Ok bersih.
Lanjut, Anestesi yang artinya tindakan menghilangkan sensasi rasa menggunakan suntikan di daerah sekitar luka yang akan dijahit. Bisa dibilang, suntikan obat bius, seperti di dalam prosedur khitan/sunat.
Bagus, rasa sakit nya akan segera hilang dan penjahitan luka tidak akan menyakitkan.
ANYINGGGGGGGG!!!
Lebih sakit lagi, daging amat merasakan jarum suntuk menusuk dan serasa menyetuh tulang jari.
OMG :((
It's so hurting me.
2 botol vial obat bius disuntikkan sudah di sekitar luka yang akan menjadi lahan jahitan.
<p align="right"><img src="http://img380.imageshack.us/img380/7075/vial.jpg">
bentuk botol vial</p>
Ok, saat nya menjahit.
Oh, so far so good. Obat bius mulai bekerja. Efek obat bius mulai terasa karena jempol mati rasa, sama rasanya seperti jempol yang diikat karet/tali dengan sangat kencang dan dibiarkan beberapa menit. Oh, ternyata gak sakit ya dok. Hanya terasa seperti kulit mati sedang dijahit, tapi aku masih bisa merasakan sentuhannya. Sekitar 3 jahitan sudah dilakukan. Tiba-tiba listrik PLN mati. Damn ! Pemadaman bergilir saat kaki gw sedang dijahit. Dasar, PLN anjing. Dokter mulai mengalami masalah, menurut nya benang yang digunakan sangat tipis dan tidak cocok dengan kaki, tapi ternyata stock yang tersedia hanya yang itu.
:-t
Dokter mengelur beberapa kali benang putus. OMG, kaki ku pun jadi bahan latihan menjahit. Tak lama kemudian, efek obat bius tidak terasa lagi. Penderitaan yang teramat sangat kembali kurasakan. OMG, berkali-kali jarum jahit keluar masuk daging, rasa nya, Ugh, nyeri setengah mati. Sempat kutanya dokter, "Dok, efek obat bius nya habis ya?". Tapi dokter sepertinya menganggap nya angin lalu saja. Dia hanya bilang: "Kenapa?", tanya nya padaku sambil melanjutkan menjahit luka robek di kaki ku. Duh, entah berapa jahitan, berapa menit, berapa banyak tenaga yang keluar untuk menahan sakit nya. Dan, hampir di setiap jahitan dokter mengeluh bahwa ukuran benang teramat kecil.
Duh, setelah tubuh banjir keringat, akhir nya selesai dan bisa bercanda tawa kembali dengan adik ku yang menggantikan posisi kakak ku sebelumnya. :D
Di tengah jalannya pengobatan, sempat terpikir untuk meminta dokter berhenti menjahit, cukup sampai segitu aja dok, tapi ah, aku harus kuat, dan itu terbukti. B-)
Sedang asyik nya canda tawa sambil menunggu total biaya, dokter bilang: "Oh iya, suntik tetanus dulu".
Waduh bu dokter, kirain udahan :((
Huaaaaaa :((
Gak kuat lagi deh menahan rasa sakit suntikan atau jahitan di kaki ini :((
Tapi apa daya, itu udah prosedur :-SS
Saat aku berbaring bersiap untuk di suntik, dokter bilang: "Kamu berdiri aja".
Lah, masa bu dokter jongkok untuk menyuntik kaki ku.
"Balik badan dan angkat bajunya", perintah bu dokter, sambil menarik sedikit baju yang harus ku angkat.
Oh, ternyata di pinggul. Aduh aduh, dok sakit ni dok.
Dokter menurunkan celana, dilihatnya aku tidak menggunakan celana dalam dan bu dokter pun langsung mengarahkan jarum suntik nya ke pinggul.
Nyyyeppp !!!
Ternyata suntik di pinggu nggak terlalu sakit koq ;)
Perbaikan motor satria ternyata lumayan, ternyata hari ini lumayan menghabiskan banyak duit.
Nyut-nyutan di bagian yang luka juga masih amat terasa, mungkin lebih baik tidur dulu :)<p>what most people search here: <b><a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="cara menjahit luka">cara menjahit luka</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="menjahit luka">menjahit luka</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="luka robek">luka robek</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="jahit luka">jahit luka</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="teknik menjahit luka">teknik menjahit luka</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="cara menjahit luka yang benar">cara menjahit luka yang benar</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="jahitan luka">jahitan luka</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="cara jahit luka">cara jahit luka</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="penanganan luka robek">penanganan luka robek</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="prosedur menjahit luka">prosedur menjahit luka</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="cara menjahit luka robek">cara menjahit luka robek</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/" title="obat luka robek">obat luka robek</a></b><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/' rel='bookmark' title='Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria'>Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria</a></li>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/apa-ini-penyakit-dbd/' rel='bookmark' title='Apa Ini Penyakit DBD?'>Apa Ini Penyakit DBD?</a></li>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/cara-mengembalikan-account-kaskus-dihack/' rel='bookmark' title='Cara mengembalikan account kaskus yang di-hack'>Cara mengembalikan account kaskus yang di-hack</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria</title>
		<link>http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/</link>
		<comments>http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 13:22:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Febryan Paudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[accident]]></category>
		<category><![CDATA[bleed]]></category>
		<category><![CDATA[clinic]]></category>
		<category><![CDATA[doctor]]></category>
		<category><![CDATA[Satria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ryan-isra.net/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[<span class="image-rss"><a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/"><img title="Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria" src="http://i851.photobucket.com/albums/ab78/ryan-isra/crushing.png" alt="Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria" width="200" height="103" /></a></span><br/>Berawal dari keinginan untuk membeli makanan ikan pagi ini, ku hidupkan mesin motor satria. Sebelumnya tidak ada bad feeling bahwa aku akan mengalami kecelakaan pagi ini. Seperti biasa, motor kubawa dengan bersemangat tapi nggak ugal-ugalan apalagi geber-geber suara knalpot. Setelah melewati 3 'polisi tidur' di komplek rumah, aku sampai di 'polisi tidur' yang ke-4. Ada [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/' rel='bookmark' title='Menjahit luka daging dan kulit yang robek'>Menjahit luka daging dan kulit yang robek</a></li>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/bukber-lks-09-1430h/' rel='bookmark' title='Bukber (LKS-09) 1430 H'>Bukber (LKS-09) 1430 H</a></li>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/apa-ini-penyakit-dbd/' rel='bookmark' title='Apa Ini Penyakit DBD?'>Apa Ini Penyakit DBD?</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="float:right; margin:0 0 10px 15px; width:240px;">
		<img src="http://i851.photobucket.com/albums/ab78/ryan-isra/crushing.png" width="240" />
		</p><span class="image-rss"><a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/"><img title="Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria" src="http://i851.photobucket.com/albums/ab78/ryan-isra/crushing.png" alt="Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria" width="200" height="103" /></a></span><br/><!--noadsense-->
Berawal dari keinginan untuk membeli makanan ikan pagi ini, ku hidupkan mesin motor satria. Sebelumnya tidak ada bad feeling bahwa aku akan mengalami kecelakaan pagi ini. Seperti biasa, motor kubawa dengan bersemangat tapi nggak ugal-ugalan apalagi geber-geber suara knalpot. Setelah melewati 3 'polisi tidur' di komplek rumah, aku sampai di 'polisi tidur' yang ke-4. Ada yang berbeda di sini, di pertengahan 'polisi tidur' ada bagian yang hilang. Jadi, kebanyakan orang akan memilih jalur tengah yang kosong tanpa halangan.
Ya, begitu pun aku yang setiap hari mondar-mandir komplek, terlebih kalau bawa satria model lama yang ceper, jalanan yang datar tanpa polisi tidur tentu lebih nyaman.
Bila digambarkan kejadiannya kira-kira seperti ini:

<a href="http://i851.photobucket.com/albums/ab78/ryan-isra/crushing.png"><img src="http://i851.photobucket.com/albums/ab78/ryan-isra/crushing.png" width="507" height="262"></a>
<span id="more-245"></span>
1. Satria mau lewat bagian tengah yang kosong tanpa semen dari 'polisi tidur'.
2. Motor lainnya berpapasan dengan motor satria, dia di sebelah kiri dan melewati 'polisi tidur'
3. Motor satria sedikit mempercepat laju agar truk bisa lewat.
4. Motor satria lewat 'polisi tidur' dan menepi ke kiri agar tidak bertabrakan dengan truk.
5. Tanpa diduga, ada motor (*diperkirakan motor honda astrea) dari belakang truk (persis di belakang truk, karena sebelumnya tidak terlihat ada motor dibelakang truk)
6. Motor bapak tua mencoba mendahului truk lewat jalur kiri, dimana motor satria melaju di jalur kiri.
7. Tabrakan tak terhindarkan.

Sepertinya motor satria bagian kanan berpapasan dengan astrea bagian kiri. Walhasil, rem kaki satria bengkok total. Aku pun terguling dan jempol kaki kanan luka yang cukup dalam. Awalnya hanya terasa sakit biasa, "ah mungkin hanya luka kecil", pikirku. Selang beberapa detik, rasa sakit semakin menjadi-jadi, disusul dengan mengucurnya darah dan terus menetes tanpa henti. Kira-kira seperti ini visualisasi nya:

<img src="http://s851.photobucket.com/albums/ab78/ryan-isra/jempol-sobek.jpg">

<img src="http://s851.photobucket.com/albums/ab78/ryan-isra/jempol-sobek-1.jpg">

:-&
Jangan jijik karena memang tidak menjijikan :D
Tak lama anak-anak muda yang sedang nongkrong datang membantu motor satria berdiri. Selama beberapa menit terus ku tahan rasa sakit dengan darah yang terus menetes. Bagaimana dengan si bapak tua?
Dia tidak tidak mengalami luka ataupun kerusakan pada motornya. Sambil menahan rasa sakit, sempat ku lontarkan kata-kata makian, "Gimana si bawa nya, truk disalip-salip, ini kan 2 arah, bukan satu arah" dengan nada kesal disertai rintihan. 
Dia pun membalas: "Kamu bawanya kebut", dengan nada lemas tak bergairah seperti orang tidak yakin untuk membela diri.
"Lah, gw udah bener di jalur sini, elo malah masuk ke jalur yang berlawanan, gimana sih" balas ku dengan keras.
Aku mencoba menjelaskan kesalahannya. Tapi dia berusaha menyanggah nya lagi.
"Kamu bawanya kebut".
Hanya kata-kata itu yang terlontar dari mulutnya secara berulang-ulang sambil menjelaskan ke beberapa orang di sekitar yang membantunya berdiri. Si bapak terlihat sehat tanpa luka yang terlihat serius, begitupun motornya. Hey, jangan hanya berdiri, lihat kaki ku terus berdarah dan aku terus menahan perih. Sial ! X(
"Brengsek memang, si bang**t ini, sudah salah, dikasih tau kesalahannya, masih sok membantah", pikir ku.
Ahhh, tak sempat lagi aku memikirkan soal kesalahannya yang selalu dibantahnya dengan kata-kata yang itu-itu terus, karena rasa sakit di kaki ku semakin bertambah. Aku berusaha menguatkan diriku bahwa ini luka biasa dan masih sanggup untuk membawa motor ke rumah. Ku coba untuk bangunkan diri dan membawa pulang motor ku.
Tapi sungguh sial, motor satria rasanya tersangkut karena rem kakinya yang bengkok.
Tiba-tiba si bapak tua berusaha meninggalkan tempat kejadian dengan motor nya dan direspon oleh pemuda sekitar.
"Pak, ini gimana, ditolongin dulu berdarah-darah begini", celetuk salah satu pemuda.
"Saya mau jemput anak saya pulang sekolah" balasnya dengan enteng.
<em>WTF !!! X(
Bisakah kau bayangkan anak mu mengalami kejadian seperti ini, dan orang yang bertabrakan dengannya pergi begitu saja tanpa ada sedikit basa-basi pertolongan?
</em>
Perbuatanya benar-benar keji. (LEBAY &#58;&#68;). Pada saat kejadian, kekejianya itu tak sempat terpikirkan olehku, sama sekali tidak. Karena aku pun masih kuat berdiri.
Akhirnya kutitipkan motor pada mereka yang ada di sekitar kejadian, kulangkahkan kaki ke arah rumah untuk segera dicuci dan diobati. Ketika berpapasan dengan bapak tua, dia kembali berkata, "Kamu bawanya kebut".
Ahhh NGENTOTTTTT X(
Kalau kuingat lagi kejadian itu, sungguh rasanya kesal, harus nya kuhajar saja dia, karena:
1. Dia terus membela dirinya yang salah dengan perkataan yang membosankan. Padahal kalau dipikir, apakah kecepatan motor nya lebih lambat dari truk. Truk memang berjalan agak lambat, dan dia mencoba mendahuluinya. Apakah kecepatan motor nya akan lebih lambat atau setara dengan truk? Tentu dia akan memacu motornya untuk lebih cepat, agar bisa mendahului truk.
2. Dia lebih memilih untuk pergi menjemput anak nya dibandingkan membantu ku yang terus merintih dan meneteskan darah yang jumlahnya tidak sedikit.
3. Dia malah terus menyalahkan diriku. Oke anggap lah memang aku yang bersalah, tapi apa dengan terus mencari siapa yang salah akan memberhentikan rasa sakit / tetesan darah ini?
Ah, tapi semua itu mana sempat terpikirkan olehku. Jangankan ingin memukul, mengepalkan tangan pun tak terpikirkan. Pikiran tertuju pada luka di kaki, rasanya sakit, sakit dan sakit.
Setibanya di rumah, langsung ku suruh adikku untuk mengurus motor satria yang ku tinggalkan. Sambil kucari air bersih untuk membersihkan luka. Amat banyak pasir yang masuk dan terselip di kulit luka, :-o uhhh... baru menggunakkan air perihnya amat terasa, bagaimana dengan betadine?
Ayah, Adik, dan Kakak ku sibuk mencari si bapak tua menggunakan motor, dan aku malah ditinggal di rumah. Satu motor lagi roda bannya malah kempes. Ternyata cukup lama aku terdiam di rumah, bingung hendak apa, akhir nya ku ambil camera dan ku foto luka di kaki ku untuk kenang-kenangan =))

- Cerita <b>Akhirnya aku kecelakaan bersama Satria</b> belum berakhir ;))<p>what most people search here: <b><a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="motor jempol">motor jempol</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="kaki sobek">kaki sobek</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="luka sobek">luka sobek</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="kaki luka">kaki luka</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="jempol">jempol</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="kaki robek">kaki robek</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="motor astrea ceper">motor astrea ceper</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="luka pada jempol kaki">luka pada jempol kaki</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="gambar jempol">gambar jempol</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="luka robek tangan">luka robek tangan</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="luka sobek kecil di kaki">luka sobek kecil di kaki</a>, <a href="http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/" title="motor satria">motor satria</a></b><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/menjahit-luka-daging-dan-kulit-yang-robek/' rel='bookmark' title='Menjahit luka daging dan kulit yang robek'>Menjahit luka daging dan kulit yang robek</a></li>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/bukber-lks-09-1430h/' rel='bookmark' title='Bukber (LKS-09) 1430 H'>Bukber (LKS-09) 1430 H</a></li>
<li><a href='http://www.ryan-isra.net/apa-ini-penyakit-dbd/' rel='bookmark' title='Apa Ini Penyakit DBD?'>Apa Ini Penyakit DBD?</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ryan-isra.net/kecelakaan-bersama-satria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

